Monday, May 1, 2017

DIARY : Bincang Dua Penyala Andi Bunga Tongeng





Bincang Dua Penyala
Andi Bunga Tongeng
29 Desember 2012
Membaca sebuah pesan dalam inbox facebookku yang rupanya dikirim oleh seorang bernama Ikes Dwiastuti, pada 28 Desember 2012 pukul 23:36.

Wednesday, April 5, 2017

KISAH GENOSIDA MUSLIM BOSNIA



BELAJAR DARI GENOSIDA MUSLIM BOSNIA (Refleksi terhadap Toleransi Beragama)

Pada abad ke-13, Bosnia adalah negara dengan mayoritas Muslim. Mereka hidup damai dengan kaum minoritas. Pada masa itu, setidaknya ada 45 persen dari 4,7 juta warga Bosnia memeluk agama Islam. Sisanya adalah Kristen Ortodoks, Katolik, Protestan, dan lainnya.

Arus modernisasi membuat penduduk Bosnia mengikuti gaya Eropa pada umumnya. Identitas agama tidak lagi terlihat mencolok. Semua hidup berdampingan dengan damai dalam bingkai kerukunan antarumat beragama.

Sunday, March 12, 2017

KISAH SANTRIWATI YANG MENENTANG CADAR



Mambaus Sholihin. Mungkin pondok pesantren putri yang berbasis di Suci, Manyar, Gresik ini adalah satu-satunya pondok pesantren Nahdlatul Ulama (NU) yang mewajibkan santriwatinya memakai cadar. Jika suatu Anda saat lewat di jalan raya yang menghubungkan Bunder dan Manyar, mungkin Anda akan terkejut karena banyak menjumpai gadis-gadis muslimah memakai cadar. Rata-rata berwarna hitam. Ya, merekalah santriwati pondok pesantren Mambaus Sholihin putri.

Wednesday, February 8, 2017

DIARY : It's Real Volunteer oleh Ikes Dwiastuti





It's Real Volunteer
Ikes Dwiastuti
Pagi ini saya memulai rutinitas seperti biasanya. Bangun di pagi hari lalu melaksanakan kewajiban dan dilanjutkan dengan mengecek e-mail, facebook dan twitter. Yah, sejak dunia “maya” mulai naik daun beberapa tahun terakhir ini, dan akses internet sudah mudah dilakukan dari handphone. Rutinitas tersebut seolah menjadi salah satu kewajiban pagiku layaknya sarapan. Namun, ada yang berbeda di hari ini. Pagi ini saya harus menyalakan Laptop dan menulis.

Tuesday, January 10, 2017

CERPEN : Ku Salah Jatuh Cinta Lagi oleh Syamsul Arief Ghalib





Pengantar : beberapa kisah ini akan ana posting yang bersumber dari buku-buku. alasannya karena komitmen pribadi untuk kembali belajar di mahad serta menghapal Alquran selama 2 tahun. sehingga ada banyak postingan yang copy paste dari sebuah buku kisah dan cerpen dan terjadwal di posting dalam blog ini. oleh karenanya kami mohon maaf serta berharap kisah tersebut bermanfaat dan menginspirasi pembaca. kalo pun ada hal-hal yang kurang setuju dari kisah-kisah yang ana posting kedepan marilah kita saling memperbaiki. wallahualam. Barakallah.. semoga Allah berikan kebaikan..amin


Ku Salah Jatuh Cinta Lagi
Syamsul Arief Ghalib

Randi emang keparat. Dia mutusin aku minggu lalu. Boni memang kurang ajar, dia selingkuh dengan Dian sahabatku sebulan yang lalu. Ryan paling kurang ajar, ternyata dia cuman ngincar uangku. Dan Seo hanya menjadikan aku sebagai pelampiasan sakit hatinya setelah ditinggal sang pacar. Dan puluhan cowok brengsek lainnya yang pernah hadir dalam hari-hariku.

Thursday, December 29, 2016

CERPEN : Facebook oleh Niswardanny Achmad





Pengantar : beberapa kisah ini akan ana posting yang bersumber dari buku-buku. alasannya karena komitmen pribadi untuk kembali belajar di mahad serta menghapal Alquran selama 2 tahun. sehingga ada banyak postingan yang copy paste dari sebuah buku kisah dan cerpen dan terjadwal di posting dalam blog ini. oleh karenanya kami mohon maaf serta berharap kisah tersebut bermanfaat dan menginspirasi pembaca. kalo pun ada hal-hal yang kurang setuju dari kisah-kisah yang ana posting kedepan marilah kita saling memperbaiki. wallahualam. Barakallah.. semoga Allah berikan kebaikan..amin
 


Facebook
Niswardanny Achmad
Awalnya sih dia nge-add aku. Namanya Rio. Mula­-mula basa-basi doang, eh ternyata kami nyam­bung. Apalagi kalau dilihat dari fotonya yang ditampilkan sebagai profile picturenya. Putih, matanya agak sipit dan yang aku suka dia punya alis yang tebal dan rata. Kata orang-orang sih yang punya alis kayak gitu orangnya sabar dan ngayomin. Pokoknya tampangnya cool abis.

Wednesday, November 16, 2016

CERPEN : Aira oleh Indriani Munsir










Pengantar : beberapa kisah ini akan ana posting yang bersumber dari buku-buku. alasannya karena komitmen pribadi untuk kembali belajar di mahad serta menghapal Alquran selama 2 tahun. sehingga ada banyak postingan yang copy paste dari sebuah buku kisah dan cerpen dan terjadwal di posting dalam blog ini. oleh karenanya kami mohon maaf serta berharap kisah tersebut bermanfaat dan menginspirasi pembaca. kalo pun ada hal-hal yang kurang setuju dari kisah-kisah yang ana posting kedepan marilah kita saling memperbaiki. wallahualam. Barakallah.. semoga Allah berikan kebaikan..amin 


Aira
Indriani Munsir
Nikah? Apa harus secepat ini?!” Dito terbelalak. Ia seperti mendengar petir di tengah hari.
"Aku juga nggak tahu, Dit, ini semua di luar kemauan aku.”
Aira tertunduk dan menangis.
“Maksud kamu, ini semua kemauan orang tua kamu?”
Aira mengangguk.